4 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan

Posted on

Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan—Sudah resign dari tempat kerja, dan kamu berniat untuk mencairkan BPJS Ketenagakerjaan kamu? Atau ingin menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan PPU dan mau merubahnya menjadi BPJS Mandiri, karena kamu berniat resign dan beralih menjadi pengusaha?cara menonaktifkan bpjs ketenagakerjaan

Penonaktifan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini berkaitan dengan klaim atau pencairan dana, setelah seorang karyawan berhenti bekerja pada perusahaan. Klaim BPJS Ketenagakerjaan hanya bisa dilakukan setelah kepesertaan nonaktif, tidak bekerja di perusahaan manapun, dan sudah melewati masa tunggu 1 bulan setelah nonaktif.

Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan BPU

Adapun cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya tidaklah susah dan juga bisa dilakukan sendiri, namun tetap harus tetap melibatkan perusahaan. Cara penonaktifannya juga bisa digunakan secara online, jika kamu tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Untuk proses yang bisa dilakukannya, kamu bisa mengikuti setiap langkah-langkah yang ada di bawah ini:

1. Yang harus kamu lakukan pertama kali adalah melapor ke HRD perusahaan tempat kamu bekerja. Setelah kamu melapor, pihak HRD perusahaan kamu akan segera memproses penonaktifan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kamu.

2. Kedua, kamu harus mengisi formulir penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dapat dilakukan apabila perusahaan sudah memproses penonaktifan dari kartu BPJS ketenagakerjaan yang Anda miliki. Nantinya Anda akan diberikan berupa formulir yang berkaitan mengenai proses penonaktifan BPJS.

Dua cara tersebut diatas, tetap harus melibatkan perusahaan tempat kamu bekerja sebelumnya. Dan untuk pencairan BPJS hanya bisa dilakukan apabila kepesertaan BPJS kamu telah dinonaktifkan terlebih dahulu. Sehingga apabila peserta ingin mencairkan dana harus menonaktifkan kartu BPJS terlebih dahulu.

Tapi perlu diingat, bahwa selain kepesertaan BPJS sudah di nonaktifkan, untuk bisa melakukan pencairan BPJS kamu harus melengkapi dengan surat keterangan telah berhenti bekerja atau paklaring. Maka, sebaiknya sebelum kamu melakukan klaim BPJS, silahkan cek BPJS Ketenagakerjaan kamu. Sudah nonaktif atau belum.

Baca Juga : 2 Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2020

Berikut 4 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan, yuk simak selengkapnya dibawah ini :

1. Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan oleh Perusahaan

Cara pertama untuk menonaktifkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan biasanya dilakukan langsung oleh perusahaan. Sebab, tentu perusahaan tidak ingin terbebani biaya iuran dari karyawan yang sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut.

Status akan nonaktif apabila perusahaan membayarkan iuran terakhir dan melakukan pelaporan pada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Apabila saat ini kepesertaan kamu masih aktif, disarankan untuk konfirmasi ke tim HR perusahaan.

Berikut caranya:

1. Silahkan melapor terlebih dahulu ke HRD perusahaan.
2. Selanjutnya HRD akan memproses penonaktifan status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kamu.
3. Selanjutnya, kamu harus mengisi formulir untuk menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan.
4. Tunggu hingga proses penonaktifan dilakukan.
5. Kamu juga bisa mengonfirmasi penonaktifkan pada perusahaan tersebut.

2. Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Sendiri

Selain melalui pihak perusahaan, kamu juga bisa menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri jika perusahaan di mana kamu kerja sebelumnya sudah tidak beroperasi lagi.

Adapun cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan sendiri langkahnya sebagai berikut :

1. Silahkan kunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdaftar.
2. Sampaikan tujuan kamu untuk menonaktifkan kepesertaan kepada petugas di tempat.
3. Petugas akan minta beberapa dokumen persyaratan. Silahkan serahkan persyaratan seperti KTP, KK, kartu peserta, dan paklaring.
4. Petugas akan melakukan proses penonaktifan kepesertaan BPJS Ketenagkerjaan.
5. Status BPJS Ketenagakerjaan kamu segera akan berstatus nonaktif.

3. Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU)

Kedua cara diatas adalah cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan, apabila kamu terdaftar sebagai peserta PPU. Lalu, bagaima cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan BPU, karena kamu sebelumnya memang mendaftar sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU) dan ingin menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan?

Cara menonaktifkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan BPU terbilang cukup mudah, bahkan boleh dibilang lebih mudah dibandingkan ketika kita menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan PPU. Selengkapnya, simak uraiannya dibawah ini :

1. Silahkan datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
2. Siapkan persyaratan yang dilampirkan berupa KTP, KK, kartu BPJS Ketenagakerjaan dan dokumen pendukung lainnya.
3. Jika sudah di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat, silahkan ambil nomor antrean.
4. Setelah dipanggil oleh petugas BPJS Ketenagakerjaan, sampaikan maksud dan tujuan terkait penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan.
5. Petugas akan membantu proses menonaktifkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sampai selesai.

4. Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan PPU dan Beralih ke BPJS Mandiri

Lalu bagaimana jika kamu telah resign dari suatu perusahaan, tapi masih ingin melanjutnkan kepersetaan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Jika, demikian kamu bisa beralih menggunakan program BPJS Mandiri. Program BPJS Mandiri ini ditujukan bagi pengusaha atau tenaga kerja yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK). Tentu, dengan begitu kamu harus melakukan pembayaran iuran setiap bulanya sendiri, bukan perusahaan. Sebab status kepesertaanmu nantinya sebagai Bukan Penerima Upah (BPU).

Bagaimana cara menonaktifkannya? Berikut ulasanya:

1. Siapkan dokumen persyarat penonaktifan peserta, yakni Surat Paklaring atau surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan, Fotocopy KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Pas Foto 3×4 sebanyak 2 lembar,dan kartu BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya.
2. Selanjutnya silahkan datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
3. Silahkan isi formulir penonaktifan dan peralihan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
4. Apabila ada tunggakan iuran, silahkan lunasi. Hal ini biasanya terjadi disebabkan karena keterlambatan pelaporan penonaktifan setelah tidak lagi bekerja.
5. Selanjutnya, petugas akan membantu melakukan penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan PPU dan akan mengalihkan ke BPJS Mandiri.

Berapa lama menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan?

Untuk proses penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu waktu lama, setelah pihak HRD perusahaan melakukan update data peserta terbaru dan ingin melakukan penonaktifan sebagian dari karyawannya. Maka, petugas BPJS akan segera melakukan penonaktifan kepesertaan BPJS Kamu.

Namun, untuk bisa melakukan klaim BPJS Ketenagakerjaan status BPJS kamu harus nonaktif minimal satu bulan.

Cara mengetahui apakah BPJS Ketenagakerjaan masih aktif atau tidak?

Untuk mengetahui status BPJS Ketenagakerjaan masih aktif atau tidak, kamu bisa melakukan cek terlebih dahulu. Adapun cara mengetahuinya kamu bisa membaca artikel yang sudah pernah kami tulis di artikel Gak Ribet, Begini 3 Cara Cek Bpjs Ketenagakerjaan Aktif Atau Tidak. Silahkan baca selengkapnya diartikel tersebut.

Demikianlah informasi Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa kami sampaikan untuk kamu semua Semoga informasi diatas bisa bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkannya.